VC 8 Postest : Backup & Recovery data

RDBMS memiliki komponen yang digunakan untuk mengembalikan Basis Data ke kondisi yang benar (Consistent State) Jika Terjadi System Failure (Kegagalan Sistem)

Jelaskan apa saja penyebab kegagalan system dalam sebuah system yang memungkinkan mengganggu konsistensi data?
Kegagalan sistem, yaitu ketika sistem tidak melakukan seperti yang diharapkan dan juga tidak dapat beroperasi pada waktu tertentu atau tidak dapat digunakan sehingga proyek 
tersebut tidak menghasilkan keuntungan yang produktif meskipun sistem tersebut 
digunakan dengan cara yang benar. 

Kegagalan pengguna yaitu ketika pengguna melakukan penolakan atau tidak dapat menerima sistem informasi.  Alasannya mungkin kurangnya pelatihan dan kemampuan 

staf, kompleksitas sistem baru atau konfrontasi 

Kegagalan system juga bisa mengakibatkan kerusakan pada system, jelaskan jenis kerusakan akibat kegagalan system dan bagaimana untuk mengatasinya?
PENYEBAB DARI KEGAGALAN ADALAH :
1. Disk Crash, informasi yang ada didisk akan hilang
2. Power failure, informasi yang disimpan pada memori utama dan register akan hilang
3. Software Error, output yang dihasilakn tidak betul dan sistem databasenya sendiri akan memasuki suatu kondisi tidak konsisten

KLASIFIKASI FAILURE
Berdasarkan Jenis storage
- Volatile storage, biasanya informasi yang terdapat pada volatile akan hilang, jika terjadi kerusakan sistem (system crash)
- Non Volatile Storage, biasanya informasi yang terdapat pada non volatile strorage tidak akan hilang jika terjadi kerusakan sistem         
- Stable Storage, informasi yang terdapat dalam stabel storage tidak pernah hilang.

Jenis kegagalan :
1. Logical Error, program tidak dapat lagi dilaksanakan disebabkan oleh kesalahan input ,data tidak ditemukan , over flow
2. System Error, sistem  berada pada keadaan yang tidak diinginkan, seperti terjadi deadlock, sebagai akibat program tidak dapat dilanjutkan namun setelah beberapa selang waktu program dapat dijalankan kembali.
3. System Crash,kegagalan fungsi perangkat keras, menyebabkan hilangnya data pada volatile storage, tetapi data pada non volatile storage masih tetap ada. 

Disk Failure, hilangnya data dari sebuah blok disk disebabkan oleh kerusakan head atau kesalahan pada waktu pengoperasian transfer data

SECURITY  dan INTEGRITY
SECURITY adalah suatu proteksi data terhadap perusakan data dan pemakaian oleh pemakai yang tidak mempunyai ijin.

BEBERAPA MASALAH SECURITY SECARA
UMUM :
1. Di dalam suatu perusahaan siapa yang diijinkan untuk mengakses suatu sistem
2. Bila sistem tersebut menggunakan password, bagaimana kerahasian dari password tersebut dan berapa lama password tersebut harus diganti
3. Di dalam pengontrolan hardware, apakah ada proteksi untuk penyimpanan data (data storage)

DUA KATAGORI PENYALAHGUNAAN DATABASE  :
1. Katagori yang ridak disengaja
2. Katagori yang disengaja

BEBERAPA TINGKATAN MASALAH SECURITY :
1. Phisical
2. Man
3. Sistem operasi
4. Sistem database

PEMBERIAN WEWENANG DAN VIEW
KONSEP VIEW adalah cara yang diberikan pada seorang pemakai untuk mendapatkan model database yang sesuai dengan kebutuhan perorangan

Database relational membuat pengamanan pada level :
- Relasi, seorang pemakai diperbolehkan atau tidak mengakses langsung suatu relasi
- View, seorang pemakai diperbolehkan atau tidak mengakses data yang terdapat pada view
- Read Authorization, data dapat dibaca tapi tidak boleh dimodifikasi
- Insert Authorozation, pemakai boleh menambah data baru, tetapi tidak dapat memodifikasi data yang sudah ada
- Update Authorization, pemakai boleh memodifikasi tetapi tidak dapat menghapus data
- Delete Authorization, pemakai boleh menghapus data
- Index Authorization, pemakai boleh membuat atau menghapus index
- Resource Authorization, mengizinkan pembuatan relasi – relasi baru
- Alternation Authorization, mengizinkan penambahan atau penghapusan atribute dalam satu relasi
- Drop Authorization, pemakai boleh menghapus relasi yang ada

SECURITY DALAM SQL
1. View
2. Grant
3. Revoke
4. Grant Option

INTEGRITY
Berarti memeriksa keakuratan dan validasi data

BEBERAPA JENIS INTEGRITY :
1. Integrity Konstains, memberikan suatu sarana yang memungkinkan pengubahan database oleh pemakai berwenang sehingga tidak akan menyebabkan data inkonsistensi.
2. Integrity Rule pada basisdata relational, terbagi menjadi:
            - Integrity Entity
            - Integrity Referensi





RDMBS menyediakan beberapa fasilitas  recovery data antara lain mekanisme backup, fasilitas loging, chekpoint, dan manager recovery. Jelaskan konsep recovery yang dapat dipilih atau digunakan pada saat kegagalan transaksi?
 Kesalahan Proses
Kesalah proses adalah kesalahan yang terjadi pada user, server, atau proses
background database (misalnya, sebuah connect atau proses disconnect yang
tidak sempurna). Saat kesalahan proses ini terjadi maka Anda tidak bisa
melanjutkan kerja Anda ke proses yang lainnya. § Kesalahan Jaringan
Kesalahan ini terjadi saat melakukan komunikasi jaringan. Pada saat
pendistribusian database, jaringan rusak, (misalnya membatalkan hubungan
telpon atau software yang digunakan rusak). Hal ini tentu aran berefek pada
operasi databasenya. § Kerusakan Database
Kerusakan database ini terjadi saat terjadi kejadian dalam database Oracle (SGA
dan proses backgroundnya) yang tidak dilanjutkan. Kerusakan ini dapat
dihasilkan dari hardwarenya (misalnya catu dayanya) atau masalah softwarenya
(misalnya terjadi crash dalam sistem operasinya). § Kerusakan Media (Disk)
Kerusakan ini muncul saat Anda menulis atau membaca file untuk dipanggil dan
dioperasikan dengan database Oracle. Kejadian ini dikelompokkan dalam
kerusakan media, karena ada kaitannya dengan masalah pembacaan dan
penulisan data file yang dibutuhkan database Oracle.
Jika hal ini terjadi, maka ada kemungkinan semua data yang ada dalam disk
Diktat Database Administrator Udiklat PT. PLN Persero - Semarang Oleh : Nanang Syahroni
Backup & Recovery Database - Halaman : 123
tersebut tidak dapat dipanggil ulang atau tidak dapat digunakan baik file data, file
redo log, dan file kontrolnya. Jika memang demikian halnya, maka proses
recovery sangat dibutuhkan.
Kerusakan media dapat menyebabkan kerusakan pada satu atau semua file yang
digunakan untuk operasi database Oracle, termasuk file data, file redo log online
atau file kontrol.
Kerusakan pada media akan menyebabkan file redo log online atau file kontrol
tidak dapat digunakan untuk online atau mengontrol file.
Kerusakan pada media disk ini dapat didefinisikan dalam dua kategori, yaitu
kesalahan pembacaan dan kesalahan penulisan.
Jika Oracle tidak mampu membaca file data, dan sistem operasinya rusak, Oracle
akan mengembalikan proses ke aplikasi, sampai tidakmenemukan kesalahan lagi.
Seandainya terjadi kerusakan seperti itu, tentunay Anda ingin mengembalikan
database pada kondisi semula, apalagi jika data yang tersimpan didalamnya sangat
berhrga.
Bisa atau tidaknya database kembali ke kondisi terakhir sebelum kerusakan
tergantung pada bagaimana kita memback-up (membuat cadangan) database tersebut.
Metode dan waktu backup yang benar merupakan upaya untuk menyelamatkan data
guna menghindari (memperkecil) kehilangan data. Hal ini juga berlaku pada databae
Oracle. Metode backup yang akan digunakan sebaiknya ditentukan sebelum database
tersebut dibuat atau didefinisikan. Dengan demikian kerusakan atau kegagalan dapat
diantisipasi dengan membuatkan cadangan dari database, untuk digunakan saat
proses recover (pemulihan). Pada sistem database yang benar, DBA-lah yang
bertugas menentukan metode backup yang dipakai, melakukan proses backup serta
mengembalikan database ke kondisi semula (recovery).






Komentar

Postingan Populer